Tirulah Puasa Rasul

ALLAH Ta’ala telah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183).

Umat Islam sudah pasti menginginkan melaksanakan ibadah puasa seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, agar Allah benar-benar menerima segala amal perbuatan dan kelak, bertemu dengan Rasul dalam sorgaNya.

Rasulullah saw bersabda: “Islam didirikan di atas lima perkara: Bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah, dan sesungguhnya Muhammad itu adalah utusan Allah. Mendirikan Shalat Mengeluarkan Zakat puasa di bulan Ramadhan Menunaikan haji ke Ka’bah.” (HR.Bukhari Muslim).

Berikut beberapa cara yang dilakukan Rasulullah SAW dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan:

1.Berniat puasa sejak malam
Diriwayatkan dari Hafsah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang tidak berniat untuk puasa Ramadhan sejak malam, maka tak ada puasa baginya.” (HR Abu Dawud).

2.Mengawali dengan sahur
Setiap akan melaksanakan puasa, Rasul SAW selalu makan sahur dengan mengakhirkannya atau menjelang datangnya waktu imsak.

3.Makan Kurma dan Madu saat sahur dan berbuka
“Apabila seseorang di antara kamu berbuka, hendaknya ia berbuka dengan kurma, jika tidak mendapatkannya, hendaknya ia berbuka dengan air karena air itu suci.” (HR. Imam Lima)

Memakan 3 butir kurma dan meminum 2 sendok makan madu setelah sahur dan berbuka puasa atau bisa juga sebagai takjil (setelah makan utama) sangat baik bagi tubuh. Kandungan kalori yang tinggi pada kurma dan madu dapat memberikan kita energi yang cukup untuk aktivitas seharian agar kuat berpuasa

4.Menyegerakan berbuka dan shalat
Dan ketika berbuka, Rasul SAW hanya memakan tiga biji kurma dan segelas air putih, lalu segera berwudhu untuk mengerjakan shalat Maghrib secara berjamaah.

Dari Abu ‘Athiyah RA, dia berkata, “Saya bersama Masruq datang kepada Aisyah RA. Kemudian Masruq berkata kepadanya, “Ada dua sahabat Nabi Muhammad SAW yang masing-masing ingin mengejar kebaikan, dan salah seorang dari keduanya itu segera mengerjakan shalat Maghrib dan kemudian berbuka. Sedangkan yang seorang lagi, berbuka dulu baru kemudian mengerjakan shalat Maghrib.”

Aisyah bertanya, “Siapakah yang segera mengerjakan shalat Maghrib dan berbuka?” Masruq menjawab, “Abdullah bin Mas’ud.” Kemudian Aisyah berkata, “Demikianlah yang diperbuat oleh Rasulullah SAW.” (HR Muslim No 1242).

5.Memberbanyak ibadah
Di bulan Ramadhan, Rasul SAW senantiasa memperbanyak amalan, seperti shalat malam, tadarus Alquran, zikir, tasbih, dan sedekah.

  1. Memberikan Makanan Berbuka Puasa
    “Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu” (Shohih Nasa’i dan Tirmidzi).

Di bulan yang mulia ini adalah kesempatan kita untuk berbuat kebaikan. Dengan memberi makan tetangga, anak-anak yatim, dan orang-orang tidak mampu, selain berbagi kebahagian, itu merupakan amalan-amalan untuk kita di akhirat.

7.Iktikaf
Memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, Rasul SAW meningkatkan aktivitas ibadahnya, terutama dengan iktikaf.***

Tinggalkan komentar